Feeds:
Pos
Komentar

Posts Tagged ‘militer’

BANDUNG (SINDO) – Dua parpol baru, Partai Gerakan Indonesia Raya (Partai Gerindra) dan Partai Hati Nurani Rakyat (Partai Hanura) sama-sama memiliki sosok ketua umum berlatar jenderal militer. Namun, meski dinakhodai figur-figur yang pernah memegang posisi penting di kemiliteran negeri ini, kedua parpol tersebut tidak akan mengusung doktrin  bernapas militer dalam gerakannya untuk menggalang massa dan simpati.

Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Barat Talim E Saputra menegaskan, doktrin militeristik tidak pernah ada di Gerindra. Sebaliknya, jajaran pengurus didominasi adalah ”orang kecil” dari berbagai kalangan seperti petani, pedagang, dan nelayan. ”Saya sendiri berlatar petani,” kata Talim kepada SINDO, kemarin.
Arah gerakan partai, lanjut dia, adalah memperjuangkan aspirasi masyarakat dan kembali ke Undang-undang Dasar 1945 sebelum diamandemen.

”Dengan UUD pascaamandemen, potensi disintegrasi bangsa justru semakin tinggi. Jadi, perjuangan kami dilandasi semangat kembali ke UUD 1945 sebelum diamandemen. Bukan militeristik,” paparnya.
Dia juga menyatakan, para pengurus Gerindra tidak pernah memandang Prabowo yang diusung sebagai calon presiden adalah sosok berlatar militer.

Di tempat terpisah, Ketua DPD Partai Hanura Jawa Barat Karhi Nisjar menegaskan, partainya bekerja untuk kepentingan rakyat tanpa membawa doktrin militer. Partainya juga selalu memilah persaingan politik dengan parpol lain yang kebetulan sama-sama mempunyai tokoh berlatar belakang militer.
”Infrastruktur Partai Hanura adalah terbuka yang bebas menerima anggota dari kalangan manapun. karena itu, basis massa Partai Hanura dari berbagai elemen dan komponen masyarakat,” ujarnya. (putu nova a putra, http://www.seputar-indonesia.com), 28 November 2008

Iklan

Read Full Post »