Feeds:
Pos
Komentar

Posts Tagged ‘longsor’

Bandung, 5/3 (ANTARA) – Ketua DPP Partai Hanura Yuddy Chrisnandi membantu para pengungsi dan keluarga korban musibah longsor di Cagar Alam Gunung Tilu Perbukitan Waringin, Kampung Dewata, Desa Tenjolaya, Kecamatan Pasir Jambu, Ciwidey, Kabupaten Bandung, Jumat.

“Ini komitmen Hanura sejak awal untuk aksi solidaritas. Relawan Hanura juga sudah turun membantu pencarian dan evakuasi korban sejak hari pertama musibah itu terjadi,” katanya.

Ia menegaskan kepedulian Hanura melakukan aksi solidaritas itu bukan untuk mendapat dukungan politik yang biasa dilakukan oleh partai-partai politik menjelang pemilu tetapi karena Hanura memiliki komitmen dengan aksi kemanusiaan.

“Hanura juga sudah membentuk tim reaksi cepat tanggap bencana (quick response disaster team) untuk membantu setiap ada bencana,” kata mantan fungsionaris DPP Partai Golkar yang pernah mencalonkan diri sebagai presiden itu.

Mantan anggota Komisi I DPR yang berdarah Sunda itu mengaku sangat prihatin dan terpanggil untuk mengulurkan tangan bagi para korban musibah di Tenjolaya.

“Banyak warga yang masih berada di pengungsian karena takut bahaya serupa menimpa tempat tinggal mereka. Kami membawa berbagai bantuan logistik seperti makanan, pakaian, dan obat-obatan,” kata Yuddy yang datang ke Tenjolaya didampingi oleh sejumlah pemuda Hanura.

Ia mengatakan, ketika musibah di Ciwidey itu terjadi pada Selasa (23/2), lima orang relawan dari Pemuda Hanura Jawa Barat yang dikoordinasi oleh Utun Safaat telah turun tangan langsung membantu evakuasi para korban dan mencari jenazah yang tertimbun longsoran tanah.

Anggota DPRD Jawa Barat dari Hanura Ujang Fahpulwaton, katanya, juga sudah turun langsung ke Ciwidey.

Dari 44 orang yang hilang dan meninggal dunia dalam musibah tersebut, baru 35 jenazah yang ditemukan.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPPD) Jawa Barat, mencatat data orang hilang yang diduga tertimbun material longsor ada 44 orang terdiri dari laki-laki 12 orang, perempuan 20 orang dan anak-anak 12 orang.

Berikut nama korban meninggal berdasarkan data dari posko utama tim evakuasi longsor: 1. Isman (L, 28), 2. Iis (P, 25), 3. Vanesa (P, 2), 4. Ina (P, 26),5. Yulis (P, 22), 6. Otih (P,55), 7. Eti (P, 40), 8. Neni (P, 26),9. Jajang (L, 52), 10. Cicih (P,50), 11. Sahna (L,45), 12. Ayi Oleh (L, 45), 13. Ibu Amin (P, 45), 14. Amin (L, 45), 15. Isman (L, 3), 16. Neneng (P, 13), 17. Enyi (P, 50), 18. Eulis Iwan (P, 30), 19. Oneng (P, 50), 20. Asny (P, 3), 21. Eka Amat (L, 25), 22. Kirana (L, 4), 23. Nendi (L, 13), 24. Dasep (L, 4), 25. Mak enah (P, 60), 26. Adang Engit (L, 44), 27. Weni (P, 26), 28. Isti Binti Isman (P, 3), 29. Hadin Komarudin (L, 44), 30. Jeni bin Dahlan (L, 24), 31. Risma, (P, 3), 32. Ahmad Nuryadi (L, 22), 33. Lilis Suminar (P, 30), 34. Ratna binti Titi (P, 25), dan 35. Ida binti Ade (P, 25).

Sementara jenazah warga yang belum ditemukan:1. Syifa binti Irwan (P, 7 bulan), 2. Irwan, 3. Alfar Irvansyah
4. Ikhsan bin agus, 5. Juju Rustandi, 6. Rani binti Eka, 7. Eulis Ardi,8. Salfa binti ardi, dan 9. Entin Yayat.

(T.B009/B/Y008/Y008) 05-03-2010 09:20:33

Sumber: http://www.antarajawabarat.com

Iklan

Read Full Post »